Kemiskinan Masalah Indonesia


          Berbicara mengenai Kemiskinan merupakan suatu hal yang tidak ada habisnya, Kemiskinan adalah sebuah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanana, pakaian, tempat berlidung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Martin Luther King [1960] mengatakan, “you are as strong as the weakest of the people.” Kita tidak akan menjadi bangsa yang besar jika mayoritas masyarakatnya masih miskin dan lemah.
Namun kenyataan kondisi Kemiskinan di Indonesia saat ini perlu diwaspadai. Pasalnya walaupun secara statistik tahun 2012 terjadi penurunan kemiskinan menjadi 28,59 juta orang atau 11,6 persen dari jumlah penduduk Indonesia saat itu, secara kualitas kemiskinan justru mengalami involusi dan cenderung semakin kronis.Hal itu ditunjukkan oleh semakin meningkatnya indeks keparahan kemiskinan, terutama di wilayah pedesaan yang meningkat hampir dua kali lipat selama tahun 2012.
Dampak kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks, diantaranya:
  1. Penganguran
  2. Kekerasan
  3. Kriminalitas
  4. Pendidikan
  5. Kesehatan
           Kemiskinan merupakan suatu masalah yang kompleks yang tak terpisahkan dari pembangunan mekanisme sosial, ekonomi dan politik yang berlaku. Oleh karena itu setiap upaya mengatasi  kemiskinan secara tuntas menuntut peninjauan sampai pada akar permasalahnya, jadi, sudah tidak ada jalan pintas untuk mengetaskan masalah kemiskinan ini. Penanggulanganya pun tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa.
Komitmen pemerintah untuk memberantas kemiskinan tercantum dalam rencana pembangunan jangka menengah yang disusun berdasarkan strategi nasional penanggulangan kemiskinan(SNPK). Disamping turut menandatangani tujuan pembangunan milenium, dalam RPJM-nya pemerintah telah menyusun tujuan-tujuan pokok dalam mengetaskan kemiskinan. Termasuk target ambisius dalam mengurangi angka kemiskinan.
Ada tiga ciri kemiskinan yang menonjol di indonesia. Pertama, banyak rumah tangga yang berada disekitar garis kemiskinan nasional, yang setara dengan PPPAS$1,55-per hari, sehingga banyak penduduk yang meskipun tidak tergolong miskin tetapi rentan terhadap kemiskinan. Kedua, ukuran kemiskinan didasarkan pada pendapatan sehingga tidak mengambarkan batas kemiskinan yang sebenarnya. Banyak orang yang tidak tergolong miskin dari segi pendapatan dapat dikatagorikan sebagai miskin atas dasar kurangnya akses terhadap pelayanan dasar serta rendahnya indikator-indikator pembangunan pembangunan manusia. Ketiga, mengingat sangat luas dan beragamnya wilayah indonesia, perbedaan antar daerah merupakan ciri mendasar dari kemiskinan di indonesia.
Tiga cara untuk membantu mengangkat diri dari kemiskinan adalah melalui pertumbuhan ekonomi, layanan masyarakat dan pengeluaran pemerintah. Masing-masing cara tersebut menangani minimal satu dari tiga ciri utama kemiskinan di indonesia, yaitu: kerentanan, sifat multy dimensi dan keragaman antar daerah .
Dengan kata lain, strategi dari pengentasan yang efektif bagi indonesia terdiri dari tiga komponen:
  1. Membuat pertumbuhan ekonomi bermanfaat bagi rakyat miskin.
  2. Membuat layanan sosial bermanfaat bagi rakyat miskin.
  3. Membuat pengeluaran pemerintah bermanfaat bagi rakyat miskin.
Kesimpulan  
Kesimpulan dari artikel ini adalah kemiskinan merupakan masalah yang bisa dikatakan kompleks yang memerlukan penangan khusus dari pemerintah dan kalangan yang menanganinya seperti Departemen Sosial. Departmen sosial adalah salah satu lembaga pemerintah yang telah lama aktif dalam program pengentasan mengenai kemiskinan.

Saran
Pemerintah menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran, karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan terbesar di Indonesia. Indonesia sebagai negara yang kaya akan sumber daya alamnya, pemerintah dan seluruh masyarakat di Indonesia sebaiknya bekerja sama untuk ikut berperan serta dalam meminimalkan jumlah kemiskinan agar negara kita bisa bangkit dari keterpurukan baik dari krisis ekonomi maupun kemiskinan yang semakin meningkat tiap tahunya, agar negara kita bisa berkembang dan maju serta mensejajarkan dengan negara maju yang sejahtera.pemerintah juga harus segera menghapus atau menyelesaikan masalah korupsi hingga tuntas. karena korupsi adalah tindakan mencuri uang negara dan membuat terhambatnya pembangunan fasilitas masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seluk Beluk Koperasi

Mengenal Perusahaan